UGD: (0627)-7433 | Informasi: (0627)-7433
Berita

TENAGA PENDUKUNG: GARDA TERDEPAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI RUMAH SAKIT

Rabu, 11 Februari 2026

RSUD Salak – Dalam upaya meningkatkan keselamatan pasien serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas, Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD Salak kembali menggelar Sosialisasi PPI Dasar yang secara khusus ditujukan bagi tenaga pendukung (staf non-medis). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula RSUD Salak pada Rabu, 12 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bahwa Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bukan hanya tanggung jawab dokter dan perawat, melainkan kewajiban seluruh elemen rumah sakit.

Tenaga pendukung seperti cleaning service, staf gizi, laundry, maintenance, petugas taman, sopir ambulans, serta petugas pengamanan (pamdal) memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan rumah sakit. Lingkungan yang tidak higienis dapat menjadi salah satu faktor risiko terjadinya Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan (HAIs). Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai prinsip-prinsip PPI menjadi langkah strategis dalam memutus mata rantai penularan penyakit.

Dalam sosialisasi tersebut, Tim PPI RSUD Salak menyampaikan sejumlah materi penting, di antaranya:

  • Kepatuhan Kebersihan Tangan (Hand Hygiene) sesuai standar WHO sebagai langkah paling sederhana dan efektif dalam mencegah infeksi.

  • Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara tepat sesuai dengan tingkat risiko paparan, seperti masker, sarung tangan, apron, dan sepatu boot.

  • Manajemen Limbah dan Kebersihan Lingkungan, termasuk pemilahan sampah medis dan non-medis serta teknik pembersihan dan sterilisasi ruangan untuk mencegah infeksi silang.

  • Etika Batuk, guna mencegah penularan penyakit melalui udara dan droplet.

  • Penatalaksanaan Linen dan Penyelenggaraan Makanan, khususnya bagi petugas laundry dan gizi, agar linen dan makanan tetap bersih, aman, dan sesuai standar.

Sebagai bentuk penguatan praktik di lapangan, kegiatan ditutup dengan demonstrasi dan praktik langsung penggunaan spill kit untuk penanganan tumpahan darah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), sehingga petugas mampu bertindak cepat dan tepat sesuai prosedur.

Melalui kegiatan ini, RSUD Salak menegaskan pesan kunci bahwa “Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.” Tenaga pendukung merupakan komponen vital dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman. Dengan lingkungan yang bersih dan sesuai standar, rumah sakit tidak hanya melindungi pasien, tetapi juga tenaga kesehatan, tenaga pendukung, serta seluruh pengunjung.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan seluruh staf terhadap Standar Prosedur Operasional (SPO) PPI di lingkungan RSUD Salak, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, aman, dan bermutu bagi masyarakat.